Sejarah Pondok

30 Oct 2012

Sekitar tahun 1885 seorang Ulama Desa Renged bernama Ust, H. Asnawi bin H. Abdul beliau mendirikan sebuah Pesantren Salafy dengan nama Raudatul Hikmah, dengan mengajarkan ilmu-ilmu agama kepada santrinya khususnya ilmu Al-Qur’an yang di dalamnya dipelajari cara-cara membaca, menulis, mempelajari hukum-hukumnya dan lain sebagainya. Dalam mengemban tugas yang mulia ini beliau dibantu oleh seorang putranya bernama H. Adnan bin H.Asnawi. kemudian pada tahun 1930 M. Pondok Pesantren ini dilajutkan oleh H. Abdul Qodir bin H. Adyan, karena kurangya tenaga pengajar, maka pondok tersebut mengalami pasang surut, sehingga timbul inisiatif yang baru dari salah seorang putra H. Abdul Qodir yang bungsu yaitu H. Ubaidillah Adenan, untuk mendirikan balai Pendidikan yang berjiwa Pondok dengan sistem pendidikan Pondok Pesantren Modern, beliau adalah salah seorang Abituren balai Pendidikan Pondok Pesantren Daar El-Qolam Gintung, kiranya inisiatif baru itu, timbul dari ilmu dan pengalaman yang dijiwai dengan ruh Islam serta keimanan yang timbul dari jiwanya, yang pada dasarnya rencana ini merupakan program yang telah di cita-citakan, ketika beliau masih bergelut mengarungi gelombang ilmu pengetahan umum dan agama, rintangan dan tantangan beliau hadapi, akhirya pada tahun 1986 beliau lulus dari Pendidikan, pada akhir bulan sya’ban tepatya pada tanggal 27 Sya’ban 1406 H. Pondok Pesantren Raudatul Hikmah, yang menggunakan system pendidikan tradisional Islam, diganti dengan system pendidikan modern, yang diresmikan langsung oleh Pemimpin Pondok Pesantren Daar El-Qolam, Drs. KH. Ahmad Rifa’i Arif, dan berganti nama yang semula bernama Pondok Pesantren Raudatul Hikmah menjadi Pondok Pesantren Modern Daar El-Qurro.


TAGS


Comment
-

Author

Faisol_detik

Follow Me

Search

Post Terbaru


Categories

Archive